Lombok Timur, Dtulis.com – Kabupaten Lombok Timur resmi menjadi salah satu daerah pilot project Program Wajib Belajar 13 Tahun di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini mencakup satu tahun pendidikan prasekolah yang digagas untuk memperkuat fondasi pendidikan anak sejak usia dini.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Timur, Lalu Muhammad Jauhari Marjani, S.Pd., M.Pd., dalam pertemuan sosialisasi bersama para Bunda PAUD se-Kabupaten Lombok Timur yang digelar di Pendopo, Rabu (23/9/2026).
“Di pertemuan kali ini kita akan bersama-sama mensosialisasikan, mengkampanyekan betapa pentingnya menanamkan pendidikan sejak usia dini. Lombok Timur menjadi salah satu piloting project wajib belajar 13 tahun di NTB. Ada dua kabupaten/kota yaitu Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara yang mendapatkan kesempatan untuk menerima program wajib belajar 13 tahun, satu tahun prasekolah,” ujar Lalu Muhammad Jauhari Marjani.
Menurutnya, strategi utama yang diterapkan adalah kampanye dan sosialisasi secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat desa, bahkan sampai ke RT. Melalui pendekatan ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat, khususnya para Bunda PAUD, dapat berperan aktif menyebarluaskan pentingnya pendidikan anak usia dini.
Acara yang bertajuk “Advokasi Wajar: Wajib Belajar 13 Tahun – 1 Tahun Prasekolah” ini menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur untuk memperkuat sinergi dengan para Bunda PAUD di tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Dengan status sebagai daerah pilot project, Lombok Timur diharapkan mampu menjadi contoh keberhasilan penerapan wajib belajar 13 tahun di wilayah NTB.
