Lombok Timur, Dtulis.com - Dalam rangka memperkuat kepedulian sosial serta membangun solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur melaksanakan rapat koordinasi bersama berbagai unsur kepemudaan dan pelajar, yang terdiri dari forum mahasiswa se-Kabupaten Lombok Timur, Forum OSIS dan OSIM Lombok Timur, serta sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang ada di Kabupaten Lombok Timur.
Rapat koordinasi tersebut secara khusus membahas agenda kemanusiaan berupa penggalangan dana dan dukungan sosial bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai tragedi dan persoalan kemanusiaan yang terjadi di Pulau Lombok.
Pertemuan ini menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh elemen mahasiswa, pelajar, pemuda, dan organisasi kepemudaan untuk menyatukan langkah dalam membangun gerakan kemanusiaan yang terorganisir, transparan, dan tepat sasaran. Kepedulian terhadap korban bencana tidak semata-mata diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui kehadiran moral, solidaritas, dan dukungan psikososial kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Drs. H. Muhammad Kamli ,Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Lombok Timur, Dr. H. Hamidi, S.T., M.Pd ,serta Kepala Bagian Keuangan dan Pelaporan, Syamsul Hadi .Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS tersebut menunjukkan komitmen lembaga dalam mendorong keterlibatan generasi muda dalam agenda-agenda kemanusiaan sekaligus memastikan agar setiap gerakan sosial dapat dilaksanakan secara tertib, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Dalam rapat tersebut, dibangun kesepahaman bahwa persoalan kemanusiaan merupakan tanggung jawab bersama. Mahasiswa, pelajar, pemuda, organisasi kepemudaan, lembaga sosial, dan masyarakat secara luas memiliki ruang yang sama untuk mengambil bagian dalam membantu mereka yang sedang mengalami kesulitan.
Penggalangan dana yang direncanakan diharapkan menjadi gerakan bersama yang melibatkan berbagai unsur masyarakat di Kabupaten Lombok Timur. Forum mahasiswa memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik dan menggerakkan solidaritas di lingkungan kampus. Sementara itu, Forum OSIS dan OSIM diharapkan dapat menumbuhkan pendidikan karakter, kepedulian sosial, dan semangat berbagi di kalangan pelajar. Adapun OKP memiliki peran penting dalam memperluas jaringan gerakan kemanusiaan hingga ke berbagai lapisan masyarakat.
Lebih jauh, rapat koordinasi ini juga menegaskan pentingnya pengelolaan penggalangan dana secara profesional. Setiap dana yang berhasil dihimpun harus dikelola dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, amanah, dan tepat sasaran. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat yang memberikan donasi dapat dijaga dan seluruh bantuan yang terkumpul benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.
Gerakan ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penggalangan dana semata, tetapi berkembang menjadi sebuah gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan. BAZNAS Kabupaten Lombok Timur bersama forum mahasiswa, OSIS/OSIM, dan OKP dapat menjadi bagian dari ekosistem solidaritas sosial yang responsif terhadap berbagai persoalan kemanusiaan, baik yang terjadi di daerah sendiri maupun di wilayah lain yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
Khusus terhadap masyarakat yang terdampak gempa bumi di NTT, gerakan ini merupakan wujud nyata bahwa jarak geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi rasa persaudaraan dan kemanusiaan. Begitu pula terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Pulau Lombok, seluruh elemen masyarakat perlu hadir dengan semangat gotong royong, saling membantu, dan menguatkan mereka yang sedang berada dalam situasi sulit.
Melalui rapat koordinasi ini, BAZNAS Kabupaten Lombok Timur bersama seluruh elemen yang hadir berkomitmen untuk membangun gerakan kemanusiaan yang berbasis pada semangat Dari Lombok untuk Kemanusiaan Gerakan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas masyarakat Lombok Timur sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa, pelajar, pemuda, dan organisasi masyarakat memiliki kepedulian serta tanggung jawab sosial terhadap sesama.
Pada akhirnya, agenda kemanusiaan ini bukan hanya tentang seberapa besar dana yang dapat dikumpulkan, tetapi tentang seberapa besar kepedulian yang mampu dibangun. Setiap rupiah yang disumbangkan, setiap tangan yang membantu, dan setiap langkah yang dilakukan bersama merupakan bagian dari ikhtiar untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah.
BAZNAS Kabupaten Lombok Timur bersama mahasiswa, pelajar, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat Lombok Timur bergerak bersama untuk kemanusiaan, karena ketika saudara kita terluka, kepedulian kita adalah bentuk nyata dari persaudaraan.
