Lombok Barat DTulis.com - Terkait persoalan Seorang Subkon bernama Nurdan dari Nyiur Lembang Kecamatan Lembar merasa ditipu lantaran tidak dibayarkan, salah satu aktivis Lobar Yusri ketua LSM Edukasi, juga akan ikut mendampingi untuk datang ke sekolah guna membongkar beberapa bahan-bahan yang sudah di pasang dan belum di bayar, akan di buka kembali.
Di mana proyek tersebut ada di dua lokasi yakni di SD 4 Orong dan SD 4 Batulayar Barat.
"Di SD 4 Orong pemasangan 4 pintu dan 48 lembar jendela kaca, sementara untuk SD 4 Batulayar Barat pemasangan 2 daun pintu, 32 lembar jendela kaca dan pembuatan 2 ruang kelas, " jelasnya.
Ini sudah di percayakan kerjakan proyek Sekolah, dengan mengataskan rekom keluarga pejabat, ko tidak memikirkan nasib rakyat kecil, padahal pihak dinas sudah membayar sesuai dengan kontrak proyek.
Bila perlu nanti kami dan rakyat kecil yang belum terbayarkan jasa tenaganya akan ajak ke rumah pejabat tersebut, biar tau kelakuan keluarganya, yang membawa namanya.
Aldi juga akan yang mengawali mendampingi terkait persoalan ini, akan bersurat ke Dikbud Lobar, Sekda Lobar dan Pihak CV, guna permakluman terkait kegiatan tersebut.
"Kami juga akan mengajak pihak subkon Nurdan dan kawan-kawan pekerjanya, untuk membongkar beberapa bagian bangunannya, " ujar Aldi
Lebih lagi, ia menambahkan bahwa bukan persoalan jumlah harga barang dan ongkos pekerja, sekalipun sedikit menurut para kontraktor, tetapi uang tersebut sangat berharga di mata para pekerja buruh kasar.

0Komentar