TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
Breaking
News

Kualitas Pekerjaan Jalur Dua Tambak Sari Dinilai Buruk, Anggaran Rp35 Miliar Dipertanyakan

Ukuran huruf
Print 0


​Sumbawa Barat – DTulis.com - Proyek pembangunan peningkatan jalan Jalur 2 Tambak Sari, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat yang dikerjakan oleh PT. Metro Lestari kini menuai kritik tajam dari pemerintah Desa dan masyarakat setempat. 

Proyek dengan anggaran fantastis sebesar Rp35 miliar tersebut dinilai dikerjakan asal-asalan karena kondisi fisik jalan yang sudah mulai rusak meski baru saja selesai.

​Kepala Desa Tambak Sari, Suhardi, SE, secara terbuka mengeluhkan kualitas pekerjaan pengaspalan di sepanjang jalur sekitar 3,5 kilometer tersebut. Menurutnya, di beberapa titik, aspal terlihat sudah mulai terkelupas dan mengalami kerusakan.

​"Kami sangat menyayangkan kualitas pekerjaan dari PT. Metro Lestari. Belum apa-apa aspalnya sudah ada yang terkelupas. Ini anggaran besar, masyarakat tentu berharap hasilnya bertahan lama, bukan asal jadi," ujar Suhardi.

​Selain masalah aspal, Suhardi juga menyoroti pembangunan saluran drainase yang dianggap tidak berfungsi optimal. Akibat pengerjaan saluran yang diduga serampangan, sejumlah rumah warga kini justru terdampak banjir saat hujan turun karena air tidak mengalir sebagaimana mestinya.

​Di tengah kondisi infrastruktur yang dianggap "amburadul" tersebut, beredar kabar bahwa Gubernur NTB, L. Muhammad Iqbal, dijadwalkan akan meresmikan proyek tersebut pada esok hari. 

Kabar ini pun memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.
​Masyarakat mempertanyakan urgensi peresmian proyek yang secara kualitas dianggap belum layak dan masih meninggalkan masalah bagi warga sekitar.

​"Apakah layak jalan dengan kualitas seperti ini diresmikan oleh Gubernur? Kami ingin pihak kontraktor bertanggung jawab penuh sebelum dilakukan serah terima atau peresmian," tambah Suhardi.

​Suhardi juga meminta pihak terkait melakukan audit terhadap ketebalan dan kualitas aspal yang dikerjakan PT. Metro Lestari. Dan mendesak perbaikan saluran air agar pemukiman warga tidak lagi terendam banjir akibat kesalahan konstruksi.

​Ia juga meminta Gubernur NTB untuk meninjau ulang rencana peresmian sebelum ada perbaikan nyata di lapangan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak PT. Metro Lestari belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan teknis dan kerusakan yang terjadi di lapangan
Kualitas Pekerjaan Jalur Dua Tambak Sari Dinilai Buruk, Anggaran Rp35 Miliar Dipertanyakan
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

PERINGATAN!!! :
"Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi".
Tautan berhasil disalin