TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
Light Dark
Respons Cepat Polsek Batulayar Tindak Lanjuti Laporan 110: Pastikan Kawasan Wisata Senggigi Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Respons Cepat Polsek Batulayar Tindak Lanjuti Laporan 110: Pastikan Kawasan Wisata Senggigi Tetap Kondusif di Bulan Ramadhan

Daftar Isi
×


Lombok Barat, DTulis.com - Kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di Bulan Suci Ramadhan menjadi prioritas utama jajaran kepolisian di wilayah hukum Polres Lombok Barat. 

Dalam hal ini, ditunjukkan melalui kesiapsiagaan personel Kepolisian Sektor (Polsek) Batulayar dalam merespons setiap aduan Masyarakat. 

Guna mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di titik-titik keramaian seperti jalur wisata.

Pada Minggu dini hari (1/3/2026), personel Polsek Batulayar melakukan tindakan cepat setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110. 

Laporan tersebut mengindikasikan adanya potensi gangguan keamanan di Jalan Raya Senggigi. Tepatnya di depan Toko Oleh-oleh Sasaku, Desa Senteluk, Kecamatan Batulayar, Kabupaten Lombok Barat.

Laporan bermula sekitar pukul 03.50 WITA, saat petugas menerima informasi dari SPKT Polres Lombok Barat. Mengenai adanya sekelompok pemuda yang diduga membawa senjata tajam (sajam) dan berpotensi melakukan penyerangan di lokasi tersebut. 

Mengingat waktu tersebut bertepatan dengan aktivitas masyarakat menjelang sahur, kepolisian segera mengambil langkah preventif. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Lombok Barat, Polda NTB, AKBP Yasmara Harahap, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Batulayar, AKP I Putu Krisna Varananda, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa setiap laporan yang masuk melalui layanan 110 akan langsung diatensi secara serius dan profesional oleh personel di lapangan.

"Kami menerima informasi mengenai adanya indikasi kerumunan pemuda yang diduga membawa senjata tajam dan meresahkan warga di kawasan Senteluk. Menindaklanjuti hal tersebut, kami segera bergerak melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan situasi yang sebenarnya," ujar AKP I Putu Krisna Varananda dalam keterangannya.

Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan penyisiran dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk pelapor. 

Berdasarkan informasi awal, pelapor merasa resah melihat sekelompok pemuda yang berkumpul. Menurutnya diduga akan terlibat dalam pertikaian fisik dengan membawa senjata tajam.

Namun, dalam pemeriksaan intensif yang dilakukan oleh personel Polsek Batulayar di lokasi, situasi ditemukan sudah lebih tenang. 

Petugas mendapati beberapa pemuda yang memang sedang berkumpul setelah melaksanakan aktivitas sahur. 

Untuk memastikan keamanan, petugas melakukan pemeriksaan badan dan kendaraan secara menyeluruh terhadap para pemuda tersebut.

"Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam di lokasi, kami tidak menemukan adanya pemuda yang membawa senjata tajam seperti yang dilaporkan sebelumnya. Sebagian besar dari mereka hanya berkumpul setelah sahur. Meski demikian, kami tetap memberikan edukasi dan imbauan secara persuasif agar mereka tidak melakukan tindakan yang dapat memicu keresahan warga atau mengganggu kekhusyukan bulan Ramadhan," tambah AKP I Putu Krisna Varananda.

Kegiatan cek TKP ini tidak hanya sekadar formalitas keamanan, tetapi juga menjadi sarana bagi Polri untuk memberikan perhatian personal kepada masyarakat. 

Langkah ini diapresiasi oleh warga sekitar yang merasa tenang dengan kehadiran polisi di tengah malam hingga waktu subuh. 

Kehadiran aparat secara langsung dianggap mampu meredam niat para oknum yang ingin membuat kegaduhan.

Masyarakat mengungkapkan rasa puas atas pelayanan Polri yang dinilai sangat responsif. Melalui layanan 110. Koordinasi antara Polres Lombok Barat dan Polsek jajaran terbukti berjalan sangat efektif. 

Sehingga potensi konflik dapat dicegah sejak dini sebelum berkembang menjadi aksi kriminalitas yang lebih luas.

Pihak kepolisian terus mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi pergaulan putra-putrinya. Terutama pada jam-jam rawan setelah salat Tarawih hingga waktu Subuh. 

Penjagaan kondusifitas bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, melainkan kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, dan aparat penegak hukum.

Hingga kegiatan pengecekan berakhir, situasi di sepanjang Jalan Raya Senggigi dan Desa Senteluk dilaporkan tetap aman, lancar, dan terkendali. 

Polsek Batulayar memastikan akan terus melakukan patroli rutin di titik-titik rawan guna menjamin kenyamanan wisatawan dan penduduk lokal selama bulan suci ini.

0Komentar

Special Ads
Special Ads
Special Ads