Scroll untuk melanjutkan membaca
Pasang Iklan Anda Di Sini

Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi


Lombok Barat, DTulis.com - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB membuka ruang kolaborasi dengan Himpunan Pendidik dan Peneliti Biologi Indonesia (HPPBI) NTB dan Lembaga Ilmu Terapan dan Pengabdian Masyarakat (LITPAM) IKN untuk memperkuat ekosistem riset dan inovasi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut dapat diarahkan pada penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengolahan sampah, pendidikan, serta pendampingan publikasi dan hilirisasi hasil riset. HPPBI NTB sendiri memiliki sekitar 250 anggota dari berbagai perguruan tinggi di NTB dan mulai mengembangkan proyek pengolahan sampah berbasis masyarakat di kawasan Sekarbela, Kota Mataram, dengan melibatkan sekitar 10 kepala keluarga sebagai tahap awal.

Menurut Kepala BRIDA NTB, riset merupakan tahap awal untuk mengenali persoalan dan potensi berdasarkan data serta kondisi lapangan. Hasil penelitian selanjutnya perlu melalui proses uji coba, pengembangan, dan penerapan sehingga menghasilkan inovasi yang dapat digunakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk menjalankan proses tersebut, BRIDA NTB mengambil peran sebagai penghubung antara perguruan tinggi, lembaga penelitian, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah daerah. Melalui program inkubasi dan klinik inovasi, BRIDA mendampingi peneliti dan pengembang agar hasil riset dapat dikembangkan menjadi produk atau model tata kelola yang dapat diterapkan. Program Sayembara Riset dan Inovasi juga menjadi salah satu jalur untuk menemukan hasil riset yang memiliki potensi pengembangan lebih lanjut.

Sementara itu, LITPAM IKN memiliki fokus pada penelitian, pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, serta pendampingan publikasi ilmiah. Lembaga tersebut menyediakan konsultasi penelitian pada bidang pendidikan, fisika, kimia, dan biologi, termasuk pendampingan publikasi pada jurnal nasional dan internasional. Hasil penelitian dan pengabdian juga diarahkan untuk dikembangkan menjadi artikel ilmiah, buku, maupun produk HKI.

Kolaborasi ketiga pihak kemudian diarahkan pada penerapan hasil riset di tingkat masyarakat. BRIDA NTB menilai pengujian langsung penting untuk mengetahui manfaat, efisiensi, serta peluang pengembangan inovasi sebelum diterapkan dalam skala yang lebih luas. Pendekatan ini juga sejalan dengan persiapan NTB sebagai salah satu daerah model Rumah Inovasi Daerah yang mempertemukan perguruan tinggi, lembaga riset, komunitas, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam satu ekosistem.

Melalui kolaborasi tersebut, BRIDA NTB berharap potensi penelitian dan sumber daya akademik di daerah dapat terhubung dengan kebutuhan pembangunan. Dengan demikian, hasil riset tidak berhenti sebagai dokumen atau publikasi, tetapi dapat diterapkan, dikembangkan, dan memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat NTB.
Baca Juga
Tag:
Berita Terbaru
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
  • Audiensi HPPBI NTB Bersama LITPAM IKN dalam Penguatan Kolaborasi Riset dan Inovasi
Posting Komentar
Ad
Ad
Tutup Iklan