Lombok Timur, DTulis.com - Anggota DPRD LomboTimur berinisial YS akhirnya memberikan klarifikasi terkait video yang beredar di media sosial dan menjadi sorotan publik karena memperlihatkan sejumlah botol minuman beralkohol di atas sebuah meja.
Dalam klarifikasinya, YS mengakui bahwa meja yang terlihat dalam video tersebut memang merupakan meja yang digunakannya bersama rombongan. Namun, YS dengan tegas membantah bahwa dirinya ikut mengonsumsi minuman beralkohol tersebut.
YS menjelaskan, keberadaan botol minuman beralkohol di atas meja tidak berarti dirinya turut meminum minuman tersebut. Menurut keterangannya, minuman tersebut dikonsumsi oleh anggota keluarganya yang berada dalam rombongan.
“Meja itu memang punya saya, tapi saya tidak minum. Yang minum itu adik saya,” demikian klarifikasi YS.
Sementara itu, pernyataan Ketua DPD Partai Perindo Lombok Timur sekaligus Ketua Fraksi Perindo DPRD Lombok Timur, HM Djamaluddin, berbanding terbalik.
HM Djamaluddin di media Selaparang News mengatakan bahwa berdasarkan penjelasan Yeyen dan bukti video serta gambar yang diperlihatkan kepadanya, botol yang terlihat dalam video bukan minuman yang dipesan maupun dikonsumsi oleh Yeyen bersama rombongannya. Yeyen datang bersama adik dan teman-temannya untuk makan dan memesan minuman air mineral merek 'Equil' dalam botol kaca. Sementara itu, botol minuman keras yang terlihat dalam video dikonsumsi oleh konsumen lain yang telah mereka sisihkan namun belum dibersihkan oleh pelayan.
“Setelah kami konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan dan melihat bukti video serta gambar yang disampaikan, tidak ada pesta minuman keras sebagaimana yang berkembang dalam narasi di media sosial. Botol yang terlihat dalam video berada di meja dan bukan minuman yang dipesan atau dikonsumsi oleh mereka,” ujar Djamaluddin.
Djamaluddin menjelaskan, setelah makanan datang, rombongan Yeyen meminta pelayan membersihkan meja tersebut. Namun, sebelum meja dibersihkan, salah seorang teman Yeyen sempat merekam video yang kemudian diunggah sebagai Instagram Story. Yeyen juga menunjukkan dokumentasi kondisi meja sebelum dan setelah dibersihkan.
Sebelumnya, Statment klarifikasi Anggota DPRD Lombok Timur tersebut mendapat beragam reaksi, salah satunya sorotan untuk isi dari bir tersebut yang jika dilihat sudah berkurang.
Bahkan, Pengamat Kebijakan Publik Khairy Juanda juga sebelumnya mengatakan bahwa, miras tersebut tidak akan keluar dan berjejer di samping pizza itu jika tidak dipesan.
"Minuman Itu jika tidak dipesan mana bisa keluar sendiri meski di wilayah wisata. itu harus dipesan baru dikeluarkan,"terangnya.

