Selain itu, puluhan massa aksi ini tergabung dalam LSM Edukasi, Tokoh Masyarakat Lobar dan Mahasiswa.
Ketua LSM Edukasi Yusri mengatakan bahwa penyerahan bukti baru kasus dugaan korupsi bibit sapi guna membantu kejari mataram dalma melaksanakan tugasnya mengungkap kebenaran.
Aksi damai ini kita gelar dalam rangka penyerahan barang bukti tambahan dan membantu pihak kejari mataram dalam mengungkap kasus sapi di lombok barat, "tuturnya.
Dalam hal ini, Kasi Intel Kejari Mataram Ida Bagus Putu Widnyana menemui langsung puluhan massa aksi.
"Kepala kejari mataram tidak bisa hadir, dan meminta saya untuk menemui kawan kawan massa aksi, atas seizin bapak kepala kejari mataram saya mengatakan bahwa kami atensi kasus sapi di lombok barat ini, " ujarnya.
"Dalam penanganan kasus korupsi ini tidak bisa tergesa gesa dan harus memiliki bukti yang cukup karena jika saat persidangan kami tidak ingin menelan kekalahan karena kekurangan bukti, " tambahnya.
Kasi Intel kejari mataram juga mengatakan bahwa bukti tambahan ini akan diserahkan langsung kepada penyidik untuk memperkuat nantinya.
"Semoga dengan barang bukti ini bisa memperkuat nantinya, " tandasnya.
Sementara itu, terkait pernyataan kepala kejaksaan negeri yang berjanji untuk menetapkan tersangka, Kasi Intel menjelaskan bahwa "Perlu kita pahami, setiap penangani perkara memiliki kateristik yang berbeda beda, perlu beberapa keterangan ahli maka itu berbicara lintas sektor, " ujarnya.
"Temen temen perlu bersabar karena penyidikan terus berjalan, " tutupnya.

0Komentar