Lombok Barat, DTulis.com - Beberapa aktivis Lombok Barat yang tergabung dalam Enam Sekawan menyoroti keputusan Wakil Rakyat yang mengundang pihak Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membahas pemberian tanah hibbah kepada Universitas Islam Negeri Mataram (UIN).
Ketua Umum Enam Sekawan, Ramli Ahmad pada Kamis (21/3/2024) mengecam rencana pemberian tanah hibbah tersebut, kami akan turun aksi jika tanah tersebut benar-benar diserahkan. Ramli Ahmad juga menyoroti masih banyaknya masalah tanah aset di Lombok Barat yang belum terselesaikan, dan menekankan perlunya penyelesaian masalah tersebut terlebih dahulu sebelum mempertimbangkan pemberian tanah kepada pihak lain.
Aldi selaku anggota enam sekawan ditempat terpisah menambahkan bahwa masih banyak tanah aset di Lombok Barat yang belum terselesaikan, bahkan beberapa diantaranya telah dihuni oleh masyarakat setempat. "Kami minta agar Wakil Rakyat fokus pada penyelesaian masalah tanah aset yang masih hangat di masyarakat. Kami tidak akan diam melihat tanah yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat malah diserahkan kepada pihak lain,” tegas Aldi.
"Kami dari Enam Sekawan juga akan mengajak seluruh elemen masyarakat Lombok Barat untuk bersatu dan menegaskan hak-hak mereka terhadap tanah serta sumber daya alam lainnya. Kami berkomitmen untuk terus memantau dan mengawasi proses ini, serta siap bertindak jika dianggap perlu demi kepentingan masyarakat Lombok Barat, "Tutup Aldi.

0Komentar