Mataram, DTulis.com - Terkait salah satu tempat hiburan malam di kota Mataram yang mempertontonkan hal berbau ketelanjangan mendapat respon dari Ketua Majelis Adat Sasak Dr. Lalu Sajim.
Mamiq Sajim sapaanya saat dikonfirmasi media ini pada Sabtu (21/9/2024) mengatakan bahwa itu tidak layak dimana Lombok merupakan pulau seribu masjif namun ada hal seperti itu.
Selain itu, Lalu Sajim juga meminta Aparat Penegak Hukum (APH) segera menindak tempat hiburan tersebut.
"Jangan dengan alasan Pendapatan Daerah pemerintah daerah menggunkan hal-hal yang tidak senonoh seperti memberikan izin seperti itu, " ujarnya.
Lebih lanjut, Mamiq sajim juga menambahkan bahwa sesuai dengan prinsip adat sasak "Tindih, Mali, Merang", tempat hiburan yang menyajikan hal-hal berbau porno sangat bertentangan dan segera tindak.
" Jika ada yang mengatakan bahwa hal serupa juga terjadi di senggigi, maka itu salah. setiap daerah punya tradisinya sendiri. Jadi jangan disamakan semuanya, "tegas Miq Sajim.
" Kami dari majelis adat sasak sangat perihatin dengan hal tersebut dan meminta pemerintah daerah serta APH segera menindak tegas tempat hiburan yang mempertontonkan hal-hal berbau pornografi, "tuturnya.
Miq Sajim juga menjelaskan bahwa, jika hal tersebut disamakan dengan daerah lain, maka sekalian saja legalkan prostitusi.
" Kalo tidak ditindak dengan alasan pendapatan daerah, maka sekalian saha legalkan prostitusi, "tegasnya.
Sebelumnya, setelah mendapat informasi Dir Reskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat akan melakukan lidik terhadap tempat hiburan berinisial LP yang mempertontonkan hal berbau pornografi.
" Kita akan lidik, terima kasih infonya, "ujar Dir Reskrimum Polda NTB Kombes Pol Syarif Hidayat.

0Komentar