TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Hostel di Gili Trawangan Ditutup Paksa Oleh Oknum Preman, Puluhan Karyawan Terpaksa Dirumahkan

Ukuran huruf
Print 0


Lombok Utara, DTulis.com - Dua Warga Negara Asing yakni Kyle Mason dan Mr. Raiyang berinvestasi di Lombok Utara kini usaha hostelnya harus ditutup paksa oleh sejumlah oknum di Gili Terawangan, Lombok Utara. 

Atas Penutupan hostel tersebut, Kyle dan Rey meminta perlindungan hukum agar mereka bisa dengan aman dan nyaman berinvestasi di NTB, khususnya di Lombok Utara. 

Pasca penutupan tersebut sejumlah karyawan harus terpaksa dirumahkan karena tidak ada aktifitas di hostel mengingat kejadian penutupan oleh Abdl.

"Terpaksa kami rumahkan beberapa karyawan, karena hostel masih tidak bisa dibuka, " ujarnya kepada media ini, Jum'at (14/2/2025). 

Lebih lagi, Kyle Mason dan Mr. Rai meminta Polres Lombok Utara untuk menertibkan beberapa oknum preman tersebut agar hostelnya bisa dibuka dan beroperasi kembali. 

"Kami meminta agar hostel bisa dibuka dan beroperasi kembali agar para karyawan kembali bekerja dengan biasanya, " ujar mereka. 

Selain itu, menurut aturan bahwa hostel yang dikelola memiliki izin lengkap PT. Active Adventure Accommodation dan telah menyewa selama kurang lebih 12 tahun yakni dari  7 Desember 2023 - 30 November 2035.

Sementara itu, Kyle Mason dan Mr. Rai sempat membuka kembali hostelnya, namun pihak Abdl bersama rekan-rekanya datang memaksa menutup sehingga terjadi pemukulan. 

"Kami berharap, di Gili Trawangan ini tidak ada premanisme yang menggangu WNA lain yang menjadi korban seperti kami ini," tutupnya. 
Hostel di Gili Trawangan Ditutup Paksa Oleh Oknum Preman, Puluhan Karyawan Terpaksa Dirumahkan
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin