Mataram, DTulis.com - Beredar video geng motor di sosial media yang memperlihatkan sekawanan anak-anak remaja sedang mengejar seseorang.
Video yang berdurasi 24 detik itu mendapatkan beragam komentar dari pengguna sosial media.
Salah satu akun Facebook bernama Ar Dhanii dalam komentarnya meminta kepada polisi agar masyarakat yang turun tangan memburu anak-anak tersebut.
"Pak polisi apa perlu kami sebagai masyarakat yg turun tangan memburu anak² ini dan memberi efek jera dan jikalau di antara anak² ini ada korban jangan salahkan kami sebagai masyarakat krna kami sudah muak dengan tingkah laku mereka yg membuat onar sperti ini,"ujarnya dalam kolom komentar video.
Selain itu, Akun Facebook Niken Nikon juga berkomentar, jika tidak bisa dihukum, maka orang tua dari anak-anak tersebut yang ditahan untuk menggantikan.
"Kalo tidak bisa dihukum alasan dibawah umur, gimna kalo ditukar ortunya saja yang dipenjarakan," ujarnya didalam komentar.
Video yang berdurasi 24 detik itu telah dibagikan sebanyak
2,7 ribu kali dan mendapat komentar sebanyak 2 ribu.
Sebelumnya Kasat Reskrim Polresta Mataram AKP Regi Halili S.Tr.k.,S.I.K., menyatakan dengan tegas bahwa GENG Motor / Gangster di Kota Mataram tidak ada. Hal ini ditegaskan Kasat Reskrim saat diwawancarai media di Polresta Mataram, Jumat (21/02/2025).
“Sekali lagi saya tegaskan bahwa di Kota Mataram tidak ada Geng motor / Gangster seperti yang dinarasikan di Medsos. Akan tetapi kelompok atau club motor memang benar ada, “tegasnya.
Lebih lagi, akibat dilepasnya anak-anak yang ditangkap kemarin banyak dikaitkan oleh netizen bahwa Polresta Mataram tidak tegas dalam menjaga kondusifitas saat Bulan Ramadhan ini.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mataram saat dikonfirmasi media ini belum merespon.

0Komentar