TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Antisipasi Pertanian Berbasis Teknologi Skala Besar, Unizar Mataram Gelar Studium General

Rektor Unizar Mataram Dr. Ir. Muh. Ansyar MP mengatakan bahwa Studium General ini juga merupakan upaya Unizar Mataram dalam pemenuhan SDM pertanian da
Ukuran huruf
Print 0


Mataram, DTulis.com - Universitas Islam Al-Azhar gelar Studium General untuk menghadapi era pertanian modern berskala besar di Aula Abdurrahim Unizar Mataram pada Jum'at (25/7/2025). 

Lebih lagi, Rektor Unizar Mataram Dr. Ir. Muh. Ansyar MP mengatakan bahwa Studium General ini juga merupakan upaya Unizar Mataram dalam pemenuhan SDM pertanian dan mengantisipasi pertanian modern berskala besar di Indonesia. 

Dalam dialog Studium General yang di gelar, Unizar Mataram menghadirkan Profesor Agrobisnis sekaligus Wakil Ketua Umum ICMI Prof. Dr. Ir. H. M. Jafar Hafsah, IPU., APEC., ASEAN Eng. dan dihadiri oleh semua dosen dan mahasiswa Unizar. 

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Islam Al-Azhar Mataram Dr. Ir. Muh. Ansyar, MP mengatakan bahwa profesor Jafar Hafsah memiliki banyak pengalaman dan para mahasiswa Unizar Mataram bisa berdiskusi guna meningkatkan SDM pertanian. 

"Peluang apa yang bisa dimanfaatkan untuk bekerja di bidang pertanian nantinya," ujar Rektor Unizar Mataram. 

Lebih lagi, Dr. Muh. Ansyar juga mengucapkan terima kasih kepada narasumber Prof Jaffar Hafsah karena bersedia hadir untuk membagi ilmu dengan para mahasiswa Unizar Mataram.

Acarapun dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata oleh Rektor Unizar Mataram Dr. Muh. Ansyar kepada Prof Jafar Hafsah dan foto bersama. 

Sementara itu, Prof Jafar Hafsah saat diwawancarai media ini menjelaskan bahwa dalam mengantisipasi pertanian modern yang berbasis teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus mampu mengikuti perkembangan teknologi itu sendiri. 

Lebih lagi, ia juga menambahkan bahwa tantangan pertanian berteknologi yakni Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia ada 7 sampai 16 persen rentan kelaparan. 

"Indonesia juga termasuk yang penduduknya kekurangan gizi, karena itu Presiden Prabowo membuat program Makan Bergizi Gratis Nasional (MBGN) untuk meningkatkan gizi SDM di negara ini," ujarnya. 

Adapun Sumber Daya Manusia di Indonesia juga harus menguasai teknologi untuk mengikuti perkembangan zaman khususnya di bidang pertanian. 

"Manusianya juga harus modern, mampu mengoperasikan dan membuat komputer salah satunya," tambah Prof Jafar Hafsah. 
Antisipasi Pertanian Berbasis Teknologi Skala Besar, Unizar Mataram Gelar Studium General
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin