TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Kontroversi Biaya Giri Menang Night Run Lombok Barat: Event Pemerintah atau Bisnis?

Acara Giri Menang Night Run di Lombok Barat tuai kritik. Warga pertanyakan biaya registrasi Rp150 ribu dan transparansi dana sponsor Bank NTB Syariah.
Ukuran huruf
Print 0

LOMBOK BARAT, DTulis.com – Gelaran Giri Menang Night Run di Kabupaten Lombok Barat kini tengah menjadi sorotan tajam. Meski mengusung nama pemerintah daerah, acara olahraga lari malam ini memicu polemik lantaran membebankan biaya registrasi sebesar Rp150.000 kepada para peserta.

Kebijakan ini memicu kritik keras dari berbagai lapisan masyarakat yang mempertanyakan transparansi anggaran serta prioritas pemerintah dalam menyelenggarakan acara publik.

Kritik Warga: "Pemerintah Bukan Event Organizer Komersial"

H. Munawar, salah satu tokoh warga setempat, secara terbuka menyuarakan keberatannya terhadap pungutan biaya tersebut. Menurutnya, ada kerancuan etis ketika acara yang membawa nama instansi pemerintah justru bersifat profit-oriented.

"Kenapa kegiatan pemerintah malah membebankan biaya kepada peserta? Pemerintah seharusnya menyediakan layanan publik dan ruang bagi masyarakat, bukan bertindak menjadi event organizer komersial," tegas Munawar.


Dugaan Double Funding: Sponsor Bank NTB Syariah Disorot

Hal yang menambah kontroversi adalah fakta bahwa Giri Menang Night Run telah menggandeng Bank NTB Syariah sebagai sponsor utama. Munculnya biaya pendaftaran di tengah adanya dukungan sponsor menimbulkan pertanyaan besar mengenai alokasi dana dan potensi terjadinya double funding.

Warga mempertanyakan mengapa beban biaya masih dilemparkan ke masyarakat jika sudah ada dukungan finansial dari pihak ketiga. Munawar bahkan menyebut fenomena ini sebagai bentuk "privatisasi terselubung" terhadap ruang publik.

"Ruang publik milik masyarakat malah dipagari biaya. Apakah ini upaya mencari keuntungan di atas fasilitas publik?" tambahnya.

Total hadiah sebesar Rp13,5 juta yang dijanjikan panitia juga tak luput dari kritik. Banyak pihak menilai hadiah tersebut pada dasarnya bersumber dari kantong peserta sendiri melalui biaya pendaftaran, ditambah dana sponsor.

Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya stabil, biaya Rp150.000 dinilai terlalu tinggi untuk sebuah event yang seharusnya bertujuan untuk menyatukan warga dan mempromosikan gaya hidup sehat di Lombok Barat.

Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Panitia Penyelenggara Giri Menang Night Run terkait dasar penetapan biaya tersebut. Namun, pihak panitia belum memberikan penjelasan resmi.

Publik kini menanti transparansi dari Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar acara yang seharusnya menjadi ajang kegembiraan warga ini tidak berubah menjadi beban finansial bagi rakyat.

Kontroversi Biaya Giri Menang Night Run Lombok Barat: Event Pemerintah atau Bisnis?
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin