Mataram, DTulis.com – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) bekerja sama dengan Solopos Institute resmi mengumumkan pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang akan digelar pada 21-22 Juni 2026. Langkah strategis ini diambil guna meningkatkan standar profesionalisme jurnalis di wilayah NTB. (11/5)
Kegiatan ini mengusung tema yang cukup krusial, yakni “Mewujudkan Desa Berdaya di NTB melalui Kolaborasi Jurnalisme Profesional dan Keterbukaan Informasi Publik.” Fokus utama dari tema ini adalah bagaimana peran jurnalis dapat mendorong kemandirian desa melalui pemberitaan yang akurat, berimbang, dan mendukung transparansi informasi.
Ketua SMSI NTB H. Abdus Syukur, SH. menyampaikan bahwa UKW merupakan instrumen penting bagi setiap jurnalis untuk mengukur kemampuan dan kepatuhan terhadap kode etik jurnalistik.
"Melalui kolaborasi dengan Solopos Institute, kami ingin memastikan bahwa wartawan di NTB tidak hanya sekadar menulis, tetapi memiliki kompetensi yang diakui secara nasional. Terlebih dengan fokus pada pemberdayaan desa, jurnalis memiliki tanggung jawab besar sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat desa," ujarnya.
Sementara itu, Ketuq Panitia pelaksana I Made Sanakumara menyebutkan bahwa kuota peserta sangat terbatas untuk menjaga kualitas pengujian yang intensif. Para peserta diharapkan segera mendaftarkan diri guna melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Dewan Pers.
“Kuota peserta sangat terbatas untuk menjaga kualitas pengujian yang intensif. Kami ingin memastikan setiap peserta mendapatkan atensi penuh dari penguji agar esensi dari ujian ini benar-benar tercapai," ujar I Made Sanakumara dalam keterangan tertulisnya
Para peserta diharapkan segera mendaftarkan diri guna melengkapi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Panitia. Beberapa poin penting yang perlu diperhatikan calon peserta seperti Legalitas media tempat bekerja, Masa kerja aktif sebagai jurnalis dan Pemenuhan berkas karya jurnalistik sebagai prasyarat portofolio sesuai ketentuan yang berlaku.
Pendaftaran akan ditutup secara otomatis apabila kuota telah terpenuhi. Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme pendaftaran dan jadwal pelaksanaan dapat diakses melalui kanal resmi panitia atau menghubungi Panitia Anang di Nomor : 0819 07026999 dan Idrus di Nomor : 0823 59263675
Dengan hadirnya UKW ini, diharapkan lahir jurnalis-jurnalis yang kompeten dan mampu mengawal pembangunan daerah, khususnya dalam menggali potensi-potensi desa di Nusa Tenggara Barat agar lebih berdaya saing di era digital. (Arya)

0Komentar