Mataram, DTulis.com - Terkait kesengajaan salah satu Universitas berinisial UZR di kota Mataram untuk tidak menghapus data dosen yang tidak aktif di aplikasi dikti, Pengamat Kebijakan publik Khairy Juanda menduga adanya manipulasi data.
Lebih lanjut, Khairy Juanda juga mengatakan bahwa dengan tidak menghapus data tersebut, kemungkinan pihak universitas rasio ideal terkait jumlah dosen dan mahasiswa.
"Mungkin tepatnya kita menduga adanya manipulasi data saja, karena dengan demikian kampus tetap punya rasio ideal terkait jumlah mahasiswa dan dosen," ujarnya, Jum'at(18/7/2025).
Selain itu, Pengamat Kebijakan publik Khairy Juanda juga menjelaskan bahwa Universitas diwajiban untuk melakukan paporan terkait jumlah dosen dan mahasiswa.
"Karena kampus diwajibkan melakukan pelaporan terkait jumlah dosen dan mahasiswa setiap semester," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan media ini bahwa pihak universitas membenarkan adanya dosen yang tidak aktif dengan mengeluarkan surat keterangan tentang salah satu dosen yang sejak 2017 sudah tidak aktif mengajar lantaran ada kesibukan diluar.
Lebih lagi, dalam surat tertulis jelas alasan universitas tersebut tidak menghapus data dosen untuk kebutuhan akreditasi.

0Komentar