TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Gasak Scoopy di Pagesangan, Spesialis Curanmor 11 TKP Diringkus Gabungan Resmob Mataram dan Loteng

Tim Resmob Polresta Mataram ringkus Yoga, residivis curanmor asal Loteng. Pelaku akui gasak motor di 11 TKP wilayah Kota Mataram.
Ukuran huruf
Print 0


Mataram, DTulis.com - Pelarian Yoga Artadinata Saputra alias Oga, seorang residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor), akhirnya terhenti. Pemuda pengangguran asal Dusun Pasung, Desa Bangket Parak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah ini diringkus tim gabungan kepolisian setelah teridentifikasi melakukan aksi curanmor beruntun di belasan lokasi di Kota Mataram.

Kapolresta Mataram melalui Kasat Reskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Y.P., S.T.K., S.I.K., M.Si., mengonfirmasi penangkapan tersebut. Pelaku diamankan oleh Tim Resmob Sat Reskrim Polresta Mataram yang bekerja sama dengan Tim Resmob Polres Lombok Tengah pada Kamis malam, 28 Mei 2026, sekitar pukul 21.00 WITA.

"Benar, tim gabungan telah mengamankan satu orang terduga pelaku tindak pidana curanmor R2. Pelaku merupakan residivis dan saat ini sudah dibawa ke Mako Polresta Mataram untuk proses hukum lebih lanjut," ujar AKP I Made Dharma dalam keterangannya, Jum'at (29/5/2026).

Penangkapan Oga bermula dari laporan seorang mahasiswa bernama Hairul Diansyah (20). Korban kehilangan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam silver dengan nomor polisi EA 6407 YD pada Kamis pagi (28/5/2026) sekitar pukul 06.30 WITA.

Saat kejadian, motor korban diparkir di depan kamar kosnya di Jalan Merpati Gg. Angsa, Lingkungan Gebang Baru, Kelurahan Pagesangan Timur, Kota Mataram dalam keadaan setang terkunci. Ketika korban keluar kamar, motor senilai kurang lebih Rp18.000.000 tersebut sudah raib digondol maling. Pelaku diketahui merusak kunci stang motor saat korban sedang berada di dalam kos.

Setelah menerima laporan korban, Tim Resmob langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku dan menciduknya beserta barang bukti motor Scoopy milik korban.

Dari hasil pemeriksaan intensif, terungkap fakta mengejutkan. Oga ternyata tidak bermain sendirian dan telah melancarkan aksi pencurian motor di 11 tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di wilayah hukum Kota Mataram. Dalam melancarkan aksinya, ia kerap berganti rekan, di antaranya dengan komplotan berinisial Fatus, Neda, dan Dogah.

Berikut adalah daftar 11 TKP dan jenis kendaraan yang pernah digasak oleh pelaku:

  1. Gebang Baru (Kamis, 28/5): Honda Scoopy hitam silver (bersama Fatus).

  2. Pagesangan (Senin, 25/5): Honda Vario 125, dijual ke penadah di Sumbawa.

  3. Pagutan: Honda Scoopy cokelat hitam, dijual ke Sumbawa via transaksi di Batujai.

  4. Punia (Kawasan Kos-kosan): Honda CRF, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp3,8 juta).

  5. Karang Bedil: Honda Beat Deluxe hitam, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp1,5 juta).

  6. Jempong: Honda Beat Street hijau, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp1,5 juta).

  7. Gebang: Honda Vario 125 merah, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp1,5 juta).

  8. Gebang Baru: Honda Scoopy cokelat hitam, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp1,5 juta).

  9. Gebang Baru: Honda Beat Street hijau, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp1,5 juta).

  10. Mataram (TKP Lain): Yamaha Aerox abu-abu hitam, dijual oleh Neda (Pelaku mendapat bagian Rp3,8 juta).

  11. Pagesangan: Yamaha NMAX hitam, dicuri bersama Dogah (Pelaku mendapat bagian Rp3,2 juta).


Beberapa unit motor hasil curian tersebut diketahui dijual kepada seorang penadah berinisial H di Sumbawa, di mana transaksi dilakukan melalui anak buahnya di wilayah Jempong dan Batujai dengan sistem transfer uang.

"Saat ini kami sedang melengkapi administrasi penyidikan. Tim juga terus melakukan pengembangan di lapangan untuk memburu rekan pelaku yang buron, mencari barang bukti motor lainnya, serta menangkap para pelaku penadah jaringan ini," tegas Kasat Reskrim.


Penulis: Idrus Jalmonadi
Editor: Redaksi
Gasak Scoopy di Pagesangan, Spesialis Curanmor 11 TKP Diringkus Gabungan Resmob Mataram dan Loteng
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin