Lombok Barat, DTulis.com - Tgh. Muh. Nafsin Khalily selaku Ketua Forum Kerjasama Pondok Pesantren Lombok Barat melakukan kunjungan ke Jajaran pengurus Pondok Pesantren Aziziah Kapek di Aula Musthofa Center yang di terima dengan baik oleh pengurus Ponpes Bapak Tgh. Munawir, SH MH ( Sekretaris Umum Ponpes Aziziah )/Putra Pertama dri Almagfurullah TGH. Mustofa Umar
"Beliau menyampaikan banyak terimakasih atas kehadiran pengurus FKSPP Lombok Barat yang sudah memberikan suport atas ujian yang sedang di hadapi," ujar Sekum Ponpes Aziziah.
Lebih lanjut Sekum Ponpes Aziziah menuturkan Tgh. Muh. Nafsin Khalily mengatakan FKSPP Lombok Barat adalah termasuk Lembaga yang pertama di kunjungi dan memberikan suport. "Beliau harapkan ada solusi solusi yang di berikan oleh FKSPP agar semua masalah yang di hadapi bisa segera selesaikan dengan azaz kekeluargaan, salah satu santriwati yang meninggal dunia adalah salah satu santri yang sangat baik dan tradisi tradisi khotaman Al-Qur'an yang di hadiahkan untuk Al-Marhumah sudah dilakukan sampai Hari ke 9 ke depan, semoga Al-Marhumah husnul khotimah, "tuturnya menjelaskan perkataan Tgh. Muh. Nafsin Khalily.
Salah satu Pengurus Ponpes Al-Aziziah Kapek juga mengucapkan banyak terimakasih atas kehadiran Pengurus FKSPP Lombok Barat dimana setelah mendengar kejadiannya tersebut pihak Pondok Pesantren langsung bergerak dalam menyelesaikan kasus yang terjadi di Pondok Pesantren.
"Al-Marhumah Nurul Izzati di Kapek termasuk Santri masih aktif sampai ia meninggal & tinggal berasrama di kamar 28 lantai 3 kemudian kamar tsb adalah termasuk kamar VIP, " ujarnya.
Ketua Forum Kerjasama Pondok Pesantren Lombok Barat berharap kejadian ini segera akan di carikan jalan keluarnya dan diharapkan kasus kasus ini jangan sampai di besar besarkan, silahkan proses hukum tetap seperti biasa dan media agar lebih berimbang dalam pemberitaan sehingga tidak merembet kemana mana, karena imbas dari pemberitaan ini minat orang tua memondokkan putra putrinya di Pondok Pesantren semakin berkurang apalagi kasus ini menjelang penerimaan Santri dan Santriwati baru.
"Beliau juga menambahkan akan segera melakuan pembinaan pembinaan seperti tahun tahun sebelumnya kepada semua pengurus Pondok Pesantren Lombok Barat agar control dan SOP di Pondok Pesantren semakin lebih di perhatikan dan bisa diterapkan untuk bisa lebih banyak memberikan perlindungan kepada Santri dan Santriwati yang sedang mondok menuntut ilmu agama, "tandasnya
Pernyataan dari pihak pondok Pesantren tersebut menyampaikan juga bahwa akan terbuka dalam membantu pihak APH untuk mengusut tuntas dalam menyelesaikan kasus itu.

0Komentar