TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Tokoh Pemuda Siap Ajarkan Cara Teriak, Dewan Lobar Dianggap Lebih Mementingkan Politiknya daripada Masyarakat

Ukuran huruf
Print 0


Lombok Barat, DTulis.com - Terkait kejadian ibu hamil di tandu di Dusun Meang Sekotong tokoh pemuda Dusun Meang Fauzi sangat kecewa dengan kebijakan Pemerintah Lombok Barat. 

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kejadian ini sudah kesekian kalinya terjadi di Dusun Meang. 

"Kita aksi kali ini menuntut pemda lobar cepat respon terkait akses jalan di Dusun Meang, " ujarnya pada Kamis (23/1/2025). 

Selain itu, Fauzi juga menambahkan, seharusnya ada akses fasilitas kesehatan yang dekat untuk masyarakat Dusun Meang. 

"Kita juga meminta win win solution seperti adanya mobil standby di Dusun Meang sebagai fasilitas jika terjadi hal hal serupa mengingat kondisi jalan, " imbuhnya. 

Fauzi juga mengatakan berikutnya akan menggeruduk kantor dewan lobar setelah aksi di kantor Bupati. 

Tujuan digelarnya aksi ke dewan lobar untuk mengajari para wakil rakyat cara berteriak untuk memperjuangkan rasa kepedulian. 

"Saya hanya mau ajarkan mereka cara orang berteriak, supaya mereka lebih  lantang lebih punya suara peduli, " ujar Fauzi. 

Sementara itu, Sekjen KNPI Lombok Barat Yaopan mengatakan bahwa fungsi DPRD di Lobar tidak jalan. 

Lebih lagi ia menjelaskan, Dewan lobar lebih mementingkan pengusulan sarung, terop dan sound system dari pada perbaikan jalan dan fasilitas kesehatan untuk masyarakat. 

"Yang selalu di usulkan itu, sarung, terop dan sound system.  Ada tidak yang mengusulkan tentanf kemanusiaan, "jelasnya.

Lebih lagi, Yaopan menambahkan, dewan lobar lebih mementingkan politiknya dari pada masyarakat.

Hingga berita ini dimuat, Ketua DPRD Lombok Barat belum memberikan keteranganya. 

Tokoh Pemuda Siap Ajarkan Cara Teriak, Dewan Lobar Dianggap Lebih Mementingkan Politiknya daripada Masyarakat
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin