TSOiGUY8Tfd6BSWoBUriGUWpGA==
TOP
NEWS

Waspada! Oknum Wartawan di NTB Tipu Warga Hingga Puluhan Juta, Ini Modusnya

Waspada modus penipuan wartawan gadungan di NTB. Suprianto diduga tipu puluhan juta rupiah lewat gadai mobil fiktif. Simak kronologi dan peringatannya
Ukuran huruf
Print 0


Mataram, DTulis.com - Masyarakat di wilayah Pulau Sumbawa dan Lombok diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi penipuan yang dilakukan oleh oknum wartawan gadungan bernama Suprianto. Pelaku diduga kerap mencatut nama organisasi pers resmi seperti Gabungan Jurnalis Investigasi (GJI) NTB hingga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) untuk memperdaya korbannya.

Selain mencatut nama organisasi, Suprianto juga diketahui sering menggunakan atribut Mitra Humas Polda NTB guna meyakinkan masyarakat. Salah satu korban, Andy, mengungkapkan bahwa dirinya mengalami kerugian materi hingga Rp40 juta akibat ulah pelaku.

Aksi penipuan ini bermula saat Suprianto mendatangi korban dengan maksud menggadaikan satu unit mobil Toyota Veloz seharga Rp35 juta. Untuk meyakinkan korban, transaksi tersebut diperkuat dengan bukti kuitansi. Namun, hanya berselang beberapa hari, mobil tersebut ditarik paksa oleh pemilik jasa penyewaan mobil (Rent Car).

"Dia mengaku itu mobil bosnya, ternyata mobil hasil sewaan. Saya bahkan sempat cekcok dengan pemilik Rent Car yang datang ke rumah," ujar Andy.

Setelah didesak, pelaku sempat memberikan unit pengganti berupa Toyota Avanza dengan meminta tambahan biaya Rp5 juta. Naas, mobil tersebut pun hanya bertahan semalam sebelum diambil kembali oleh pemilik aslinya. Saat korban mencoba mencari pelaku ke kantornya, Suprianto diketahui telah melarikan diri.

Modus serupa juga menimpa Helmy, warga Lombok Barat. Ia dijanjikan gadai sepeda motor Honda Vario dan diminta mengirimkan sejumlah uang terlebih dahulu melalui transfer. Namun, hingga saat ini unit motor tidak pernah diserahkan dan pelaku menghilang tanpa bisa dihubungi.

Menanggapi laporan yang kian marak, Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri GJI NTB, Aminuddin, menegaskan bahwa tindakan Suprianto telah mencoreng marwah profesi jurnalis di Nusa Tenggara Barat.

"Saya meminta aparat penegak hukum segera menangkap oknum ini. Jangan sampai profesi jurnalis dirusak oleh oknum 'bodrex' atau abal-abal yang memanfaatkan atribut media untuk melakukan tindak pidana penipuan," tegas pria yang akrab disapa Babe Amin tersebut, Selasa (07/04/2026).

Tokoh pers kelahiran Alas, Sumbawa ini juga mengimbau instansi pemerintah, swasta, maupun masyarakat luas agar tidak mudah percaya pada oknum yang menunjukkan atribut media jika berujung pada permintaan uang atau transaksi gadai yang mencurigakan.


Waspada! Oknum Wartawan di NTB Tipu Warga Hingga Puluhan Juta, Ini Modusnya
Periksa Juga
Next Post

0Komentar

Tautan berhasil disalin